Indahnya menabung dengan uang receh #CintaRupiah

Cinta Rupiah – Sebagai mata uang Negara Kesatuan Republik Indonesia rupiah memiliki 2 bentuk mata uang berdasarkan bahan utama pembuatannya yaitu mata uang kertas dan logam. Mata uang rupiah berbentuk logam sering disebut sebagai uang receh. Di Indonesia sendiri terdapat 4 macam pecahan uang logam atau uang receh yaitu pecahan Rp. 100, Rp. 200, Rp. 500 dan Rp. 1000. Namun keberadaan uang-uang receh tersebut sering kali diabaikan, karena nilainya yang dianggap tidak seberapa. Padahal apabila kita sadari tidak akan tercipta Rp. 1.000.000 jika kurang satu keping uang logam senilai Rp. 100. Oleh sebab itu berapapun nilai dari uang rupiah logam semuanya berarti dan akan terasa semakin berarti ketika sudah terkumpul banyak.

Berbicara tentang uang receh, ada sebuah kisah yang mengawali kecintaan saya terhadap rupiah. jadi saya adalah seorang mahasiswa. Sebagai seorang mahasiswa cinta rupiah bukanlah hal yang asing karena memang setiap bulannya mahasiswa sangat mencintai rupiah hingga tidak ingin kehabisan pecahan rupiah hingga kiriman uang dari orang tua datang. Begitu pula dengan saya, saya cinta rupiah karena tidak ingin menyia-yiakan setiap rupiah yang orang tua berikan kepada saya.

Saking cintanya saya gemar mengumpulkan koin rupiah. Biasanya saya memperoleh uang receh atau koin dari kembalian pada saat saya membeli makanan. Karena kembalian tersebut berupa logam biasanya saya taruh didalam sebuah toples, hal ini saya lakukan agar uang receh tersebut tidak hilang. Awalnya hal itu saya lakukan karena malu apabila saya membeli sesuatu dengan uang receh.

Namun tanpa saya sadari menyimpan uang receh dalam toples telah menjadi kebiasaan saya dan ternyata kebiasaan tersebut membawa keuntungan bagi saya. Uang receh yang selama ini saya simpan didalam toples dapat berubah menjadi tabungan bernil ratusan ribu. Karena receh-receh tersebut saya bawa ke bank dan saya masukan kedala rekening tabungan. Dari sini saya semakin mencintai rupiah terlebih lagi uang logam atau receh, karena uang receh mengajarkan saya untuk menabung tanpa sadar dan terasa ringan. Saya tidak dapat membayangkan bila saya menabung dalam jumlah yang sama namun dengan uang pecahan Rp. 10.000 atau Rp. 50.000 pasti akan terasa berat bagi saya. Namun dengan uang receh yang sering dianggap kurang berarti, menabung menjadi hal yang ringan dan menyenangkan.

 

foto mycity

(Visited 80 times, 1 visits today)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *